Buku “Increase your influence at work”

by A Rahman

Sesuai dengan yang tertulis di pengantar bahwa buku ini tentang pengaruh, bagaimana kita bisa mengembangkannya dan bagaiman kita menggunakannya untuk memberi pengaruh pada perilaku atau cara berfikir orang-orang dimanakita bekerja.

Kemampuan untuk mempengaruhi orang lain merupakan bagian penting dari kesuksesan orang di semua tingkatan dalam suatu organisasi, termasuk buat yang bukn manager.

Beberapa keuntunguan adalah :

  • Memimpin dan mengelola secara lebih efektif
  • Menyusun kerangka masalah-masalah penting dengan cara kita sendiri
  • Memperoleh support terhadap ide-ide dan proyek-proyek kita
  • Memberikan kontribusi lebih terhadap keputusan-keputusan penting
  • Menengahi konflik dengan lebih mudah
  • Meningkatkan karir

Ada 3 kata yang saling berhubungan, yaitu pengaruh (influence), kekuasaan (power) dan persuasi (persuation).  Lalu apa bedanya?

Kekuasaan adalah kemampuan untuk mendapatkan apa yang diinginkan melalui perintah atau tekanan.  Di dunia kerja orang-orang yang memperoleh jabatan tertentu seperti manajer dan supervisor diberi tingkat kekuasaan tertentu.  Merke diberi otoritas oleh organisasi pada tingkat tertentu untuk memberikan perintah, mengalokasikan atau menahan sumber daya serta membuat keputusan.

Pada saat-saat tertentu penggunaan kekuasaan memegang pernan penting, misalnya :

  • Saat terjadi krisis
  • Jika tidak suatu konsesnsus tidak dapat dicapai
  • Jika bawahan kurang memiliki skill atau pengalaman
  • Jika karyawan tidak memiliki informasi penting

Pengaruh (influence) adalah alat untuk memperoleh apa yang kita inginkan tanpa kekuasaan atau tekanan.  Tidak seperti kekuasaan yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu seperti manajer atau supervisor, pengaruh bisa diberikan oleh setiap orang di berbagai level organisasi.

Contohnya kalau di kita misalnya adalah Mbah Rono, yang namanya mencuat saat-saat merapi meletus.  Walaupun tidak punya kekuasaan, tetapi keahliannya di bidang kegunungapian di dengar presiden dan keputusan presiden akan dipengaruhi rekomendasinya, sejauh mana titik evakuasi dilakukan.

Bagaimana dengan persuasi? Persuasi adalah alat lain untuk memperoleh apa yang kita inginkan tanpa melalui kekuasaan atau tekanan.  Persuasi melibatkan penggunaan alat retorika misalnya argumentasi logis atau daya pertimbangan emosional.

Walaupun persuasi umumnya berhubungan dengan orang-orang yang bekerja di bidang periklanan atau penjualan, hampir setiap orang dalam organisasi dari level atas sampai level bawah menggunakan persuasi dari waktu ke waktu.  Misalnya, seorang staff membujuk bos nya untuk membeli software baru yang dapat membuat orang-orang di kantor menjadi lebih produktif.

Hubungan ketiganya dapat digambarkan sebagai berikut :

Foundation of the Influence

Pengaruh adalah struktur yang dibentuk dengan fondasi yang kokoh dari sifat seseorang dan taktik pendukung.

Sifat tersebut adalah :

  1. Dapat dipercaya
  2. Dapat diandalkan
  3. Ketegasan

Ketiga sifat ini dapat dikembangkan dari waktu ke waktu.

Dapat dipercaya (trustworthiness)

Orang yang tidak dapat dipercaya akan sulit mempengaruhi orang lain baik keputusan, perilaku atau cara berfikir.  Dalam konteks bisnis, kepercayaan diperoleh sepanjang waktu dengan :

  • Mengambil tanggung jawab atas kesalahan yang kita lakukan
  • Memberikan pemikiran dan analisis yang hati-hati terhadap proposal kita
  • Menempatkan tujuan organisasi di atas kepentingan pribadi
  • Menghormati kerahasiaan
  • Berani mengatakan “saya tidak tahu” jika perlu
  • Mengakui nilai ide-ide yang berkompetisi dengan ide kita
  • Mengatakan yang benar walaupun mungkin menyakitkan

Dapat diandalkan (Raliability)

Di dalam dunia kerja reliability adalah kualitas seseorang yang memberi kepercayaan orang lain untuk mengatakan atau berfikir “Saya bisa mengandalkan dia untuk melakukannya”

Kembangkan sifat dapat diandalkan mulai hari ini dengan :

  • Jangan berjanji terhadap sesuatu yang anda tidak dapat melakukannya
  • Ingat bahwa keputusan-keputusan tidak efektif tanpa implementasi
  • Menepati semua janji-janji baik besar maupun kecil (termasuk tepat waktu dalam meeting atau appointment)
  • Lakukan riset anda sendiri

Ketegasan (Assertiveness)

Assertiveness adalah cara perilaku atau komunikasi seseorang yang dicirikan dengan kemauan menghadapi kebutuhan dan minat orang lain dengan cara yang terbuka dan langsung.

Lebih jelasnya dapat dilihat perbedaan antara assertive, pasif dan agresif seperti di bawah ini.

Tentang assertiveness ini cukup panjang dan banyak contohnya di

buku ini, sementara saya isi sekian dulu, nanti jika ada wkatu lagi akan saya tambahkan lebih detil.

Taktik

Setelah memperoleh gambaran fondasi yang tiga dia atas, yaitu dapat dipercaya, dapat diandalkan dan ketegasan, maka berikutnya adalah mengetahui taktik pendukungnya.

Ada 6 (enam) taktik pendukung

  1. Ciptakan penghargaan timbal balik
  2. Jadikan diri andan sebagai sumber keahlian dan informasi
  3. Bantu orang lain dalam mencari penjelasan
  4. Susun masalah dengan cara anda sendiri
  5. Bangun jaringan dukungan
  6. Menggunakan komunikasi persuasif

Beberapa contoh yang dapat dilakukan tentang ke-6 point di atas misalnya

  • Bantu pekerjaan orang lain yang ingin kita kembangkan pengaruhnya lebih mudah dan lebih baik, misalnya peraltan atau software tertentu atau memberi petunjuk bagaimana menggunakan sumber daya yang mereka miliki dengan lebih baik
  • Menjadikan diri kita sebagai sumber keahlian teknis, informasi kunci atau sumber-sumber esensial lainnya yang berharga
  • Siapkan diri anda dengan mengembangkan pemahaman yang solid terhadap tujuan utama organisasi
  • Kembangkan kebiasaan mental untuk menciptakan bebrapa alternatif solusi bilamana kita tidak dapat menyelesaikan masalah
  • Terhadap orang-orang diaman anda berkolaborasi dan melakukan sharing informasi, misalnya kelompok informasl yang bertemu saat makan siang, adakalanya tukar-menukar ide yang dapat memotong birokrasi atau prosedur berbelit

Arah pengaruh

Mempengaruhi Atasan Anda (Influencing Your Boss)

Berdasarkan hubungan dengan atasan :

  • Mempercayai anda
  • Mnyukai anda
  • Merasa anda mirip dengan cara atau kebiasaannya
  • Mempercayai anda memiliki informasi yang baik dan akurat untuk di-share
  • Mengandalkan anda untuk melengkapi kekuatannya
  • iyakinkan dengan alasan anda
  • Menganggap anda kompeten dan dpat dipercaya
  • Percaya bahwa anda bekerja keras pada hal-hal yang penting menurutnya

beberapa tips mempengaruhi atasan :

Itulah beberapa potongan isi yang ada di buku ini.  Hanya fragmen-fragmen kalimat yang mungkin tidak jelas. Kapan ada waktu akan diperhalus lagi.

(A Rahman)

info buku:

Judul : Increase your influence at work

Penulis : Perry McIntosh and Richard A. Luecke.
ISBN-13: 978-0-8144-1601-3 (pbk.)
ISBN-10: 0-8144-1601-2 (pbk.)
Penerbit : AMACOM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s